Penelitian: Penggunaan E-scooter Dapat Kurangi Puluhan Ribu Ton CO2
- pakar scooter
- 3 Okt 2022
- 2 menit membaca

Legalisasi skuter elektrik atau e-scooter untuk penggunaan di jalan umum ternyata dapat menekan tingginya tingkat karbondioksida (CO2) yang merupakan salah satu pemicu terjadinya efek rumah kaca yang membahayakan kondisi iklim dunia.
Sebuah penelitian yang diadakan oleh Move Electric di Inggris, penggunaan skuter secara masif dapat “menghemat” pengeluaran gas CO2 hingga sekitar 44.000 ton. Angka tersebut adalah jumlah gas CO2 yang dihasilkan 29.000 unit mobil dalam satu tahun.
Hasil kalkulasi itu didapatkan berdasarkan hasil survei terhadap 5.078 responden di mana sekitar 22%-nya atau satu dari lima pengemudi menyatakan kesediaannya untuk mengganti mobil dengan e-scooter untuk perjalanan jarak dekat.
Data yang didapat dari Departemen Transportasi Inggris menunjukkan bahwa sebanyak 0,43% dari total perjalanan semua mobil di Inggris memiliki jarak yang kurang dari 1 mil atau 1,6 kilometer. Dari data itu juga didapat bahwa dalam satu tahun, rata-rata jarak yang ditempuh oleh satu unit mobil di Inggris adalah 29,1 mil atau 46,8 kilometer.
Bila sebanyak 22% pengemudi mengganti kendaraannya dengan skuter listrik, maka gas karbondioksida dapat dikurangi hingga 44.261 ton, setara dengan 821 kolam renang ukuran Olimpiade setiap bulannya.
Potensi yang baik untuk menjaga kondisi iklim itu sayangnya belum bisa dirasakan secara nyata. Pasalnya, pemerintah Inggris saat ini hanya mengizinkan penggunaan skuter listrik terbatas pada lahan pribadi atau di dalam area uji coba otoritas tertentu. Sebanyak 86% dari responden juga menyadari peraturan pembatasan penggunaan skuter ini.
Dalam survei tersebut, sebanyak 45% pengemudi menyatakan dukungannya dalam legalisasi penggunaan skuter elektrik di jalanan. Sementara itu, sebanyak 79% responden menyatakan masih ingin melihat kebijakan yang akan diterapkan pemerintah bila skuter listrik dilegalkan, termasuk pengenaan pajak dan kewajiban asuransi.
Kemudian, sebanyak 42% dari total responden menyatakan percaya bahwa skuter elektrik adalah solusi yang layak dicoba dalam membantu perkotaan dalam mengurangi polusi udara.
James Attwood mengatakan bahwa pemerintah Inggris juga menyadari potensi baik dari penggunaan skuter elektrik ini.
“Pemerintah saat ini (tengah) membantu Otoritas Lokal di Inggris untuk menjalankan uji coba skuter listrik untuk memahami bagaimana skuter dapat digabungkan ke dalam jaringan transportasi yang ada. Ketika beberapa pengemudi tetap skeptis terhadap penggunaan skuter listrik, sudah (sebanyak) satu dari lima akan mempertimbangkan untuk mengganti mobil dengan skuter dalam perjalanan (jarak) pendek,” kata Attwood dikutip dari Autocar UK, Senin (13/12).
“Meskipun penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan keselamatan pengguna skuter elektrik dan berbagai hal seperti pajak dan asuransi, ketika Inggris bergerak menuju solusi transportasi yang lebih berkelanjutan, pemerintah harus tetap berdiskusi tentang kemungkinan cara meningkatkan kualitas udara setempat,” pungkasnya.
sumber ( validnews.id )




Komentar